Binanalar

Ainul Faqih Ajukan Banding Atas Putusan Mejelis Hukum Kasus Suap Benur

KABAR 24 Jul 2021 18:14

Ainul Faqih Ajukan Banding Atas Putusan Mejelis Hukum Kasus Suap Benur

binanalar.com

Binanalar.com - Putusan Hakim pada siding perkara kasus korupsi benih Lobster yang menyeret tokoh Edhy Prabowo diprotes oleh Ainul Faqih yang juga disebut terkait dalam kasus tersebut. Tuntuntan berdasarkan surat perkara pidana No 28/Pid.Sus.Tpk/2020/Pn.Jkt.Pst. Sebagai terdakwa Ainul Faqih merasa keberatan atas Putusan Majelis hakim yang mengetuk vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 300.000.000 subsider 4 bulan kurungan.

Kuasa Hukum Ainul Faqih Menurut, menyebut kepurtusan itu tidak berdasar, dalam putusan yang diambil oleh Majelis Hakim tidak mempertimbangkan fakta fakta yang terungkap di persidangan maupun keterangan saksi saksi yang telah diperiksa didepan persidangan yakni, terdakwa Ainul Faqih hanya diperintah oleh Terdakwa I Amiril Mukminin untuk melakukan transfer ke rekening pihak lainnya yang diperintah oleh Terdakwa I Amiril Mukminin.

"Terdakwa Ainul Faqih tidak mengetahui sumber-sumber uang yang masuk ke rekening, apakah sumber dari hasil bener ataupun sumber dari hasil kejahatan, Bila cuma sebatas diperintah oleh orang yang sangat dekat dengan Terdakwa III Ainul Faqih dan orang yang dikenal orang yang kita percaya tentunya belum memenuhi delik pasal yang didakwakan," kata Munathsir di Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Dia melanjutkan, terdakwa Ainul Faqih tidak pernah menerima hadiah, atau menerima imbalan atau diberi jasa serta mendapatkan  keuntungan, dan tidak pernah menikmati uang yang diduga dari hasil kejahatan dalam perkara Tipikor ini.

Kemudian, dia memberikan klarifikasi bahwa kliennya juga tidak pernah terlibat dalam pembuatan akta akta  perubahan PT Aero Citra kargo, bukan juga sebagai Nominee pemegang saham di PT Aero Citra kargo dan tidak terlibat  dalam pembuatan rekening-rekening atas nama Nominee PT Aero Citra kargo.

"Kami berharap dengan upaya hukum Banding ini, Majelis Hakim yang memeriksa perkara di tingkat banding bisa mempertimbangkan hal hal tersebut diatas sehingga Terdakwa Ainul Faqih bisa menikmati rasa keadilan," tandas Munathsir.

Kepada awak media dia mengatakan, Ainul Faqih tidak pernah terlibat dalam Tim Due Diligence yang dibentuk oleh kementerian kelautan dan  perikanan maupun penerbitan izin ekspor benur beberapa perusahaan yang mendapatkan izin eksport dari kementerian perikanan dan kelautan. [Red]

 



Terkait