Binanalar

Masih Dualisme, Ketua Umum HMI Palangkaraya Serukan Agar HMI Melakukan Kongres Bersama

KABAR 21 Mar 2021 12:20

Masih Dualisme, Ketua Umum HMI Palangkaraya Serukan Agar HMI Melakukan Kongres Bersama

binanalar.com

Binanalar.com - Sejak dibukanya Kongres Himpunan Mahasiswa IslaM (HMI) ke-30 di Surabaya 17 Maret 2021 sejauh ini masih mandek dan tidak menunjukkan proses sidang berjalan dengan baik. Ada dugaan efek dualisme kepengurusan dalam tubuh HMI menjadi musabab molornya agenda acara dalam Kongres Surabaya tersebut.

Hal ini ditekankan oleh Hamijul Fuad selaku Ketua Umum HMI Cabang Palangkaraya yang merasakan ada mekanisme dan rekonsiliasi yang tidak diindahkan dan mencoba bejalan sendiri-sendiri. Dirinya menduga  ada proses lobby yang belum selesai di tingkat senior sehingga kongres menjadi tidak kondusif.

“Ada pula yang berspekulasi karena masih berharap bahwa kongres HMI di Surabaya ini masih sempat menampung saudara-saudara sehimpun yang kini ada di Tapanuli Tengah melaksanakan agenda pleno III,” ungkapnya , Minggu (21/03).

Sudah empat hari pelaksanaan Kongres HMI hanya dibuka dan kemudian diskorsing sehingga menimbulkan persepsi bahwa ada dorongan Kongres HMI harus segera melakukan islah antara HMI dibawah kepemimpinan PJ. Ketua Umum PB HMI Kharisma Arya dan PJ. Abdul Muis Amiruddin.

Hamijul juga menyayangkan jika Kongres HMI ini pada akhirnya tidak menjadi kemufakatan dalam Kongres bersama. Ada hal yang dianggapnya akan berdampak pada aktivitas HMI yang jauh lebih luas pasalnya perkaderan HMI di Kampus-kampus akan terseret dalam rentang pucuk kepengurusan PB HMI yang masih dualisme ini.

“jangan sampai konflik ini membuat para instruktur di tingkatan bawah jengah dan tak mau lagi mengurusi urusan rekrutmen kader karena persoalan dualisme yang tak kunjung selesai,” tegasnya. [Red*]

 



Terkait