Binanalar

Bidik Generasi Milenial Dan Kaum Santri, Lingkar Filologi Ciputat (LFC) Siap Mengudara

KABAR 07 Sep 2018 23:14

Bidik Generasi Milenial Dan Kaum Santri, Lingkar Filologi Ciputat (LFC) Siap Mengudara

binanalar.com

Binanalar.com- Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Oman Fathurrahman menyebut, filologi dapat menjadi salah satu instrumen ilmu untuk dapat memahami kitab-kitab keislaman klasik yang biasa diajarkan di pesantren-pesantren.

“Filologi itu bisa dianggap sebagai 'ilmu alat', seperti nahwu, sharaf, bisa (perlu) diajarkan di setiap bidang ilmu terkait, khususnya humaniora,” ujarnya lewat akun twitter @ofathurahman, Senin (3/9).

Menurutnya, sebuah naskah klasik khususnya yang biasa dipelajari di pesantren-pesantren dinilai sangat penting untuk dikaji dalam pendekatan ilmu filologi supaya di samping isinya dapat dipahami, juga dapat diketahui asal-usul kesejarahan kitab tersebut.

“Filologi atau teksologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sejarah teks, naskah atau manuskrip kuno. Melihat jujur alur teks dan silsilah teks. Dalam artian teks, naskah dan manuskrip di sini lebih spesifik khusus bagi yang ditulis tangan. Jadi filologi digunakan sebagai ‘pisau’ untuk membedah atau mengkaji otentisitas dan originalitas teks, naskah, dan manuskrip yang bertulis tangan,” paparnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Direktur eksekutif Lingkar Filologi Ciputat (LFC) Muhammad Daud menyebut, ilmu filologi perlu untuk dikenalkan kepada generasi milenial dan kaum santri di pesantren.

“Selama ini, filologi dianggap sebagai bidang ilmu yang kesannya klasik dan membosankan. Dari itu, kita perlu untuk mengenalkan ilmu ini kepada generasi milenial secara ringan dan menyenangkan,” ungkapnya.

“Lingkar Filologi Ciputat (LFC) mengagendakan dua kegiatan pokok yaitu NGOFI yaitu Ngobrol Filologi bersama generasi milenial di perguruan  tinggi dan SOFI yaitu Sosialisasi Filologi kepada santri-santri yang ada di pesantren-pesantren di Indonesia.” jelasnya.

Daud berharap, ke depan ilmu filologi ini dapat diterima secara mudah dan menyenangkan oleh masyarakat khususnya generasi milenial dan dapat memberikan inspirasi kepada santri-santri yang nantinya hendak melanjutkan studi ke perguruan tinggi untuk menjadikan Filologi sebagai pilihan utamanya.

“Semoga ilmu filologi di Indonesia ke depannya semakin diminati oleh dua kelompok masyarakat yaitu generasi milenial dan kaum santri,” harapnya.

Lingkar Filologi Ciputat (LFC) akan melakukan kegiatan perdananya yaitu Launching dan Ngobrol Filologi dengan tema “Membangun Generasi Cinta Manuskrip” dengan dua narasumber pakar Filologi Indonesia, Prof. Oman Fatrurrahman dan Dr. Munawar Holil pada Senin malam, 24 September 2018 di Ciputat. [Red]



Terkait