Binanalar

Cegah Terorisme, Kapori : Ideologi Hanya dapat Dikalahkan dengan Ideologi

KABAR 07 Dec 2016 02:18

Cegah Terorisme, Kapori : Ideologi Hanya dapat Dikalahkan dengan Ideologi

binanalar.com

binanalar.com - Kapolri Jendral Tito Karnavian kembali menegaskan upaya-upaya penanggulangan terorisme dalam negeri yang semakin radikal. Menurutnya, dalam upaya penanggulangan terorisme, tindakan-tindakan preventif dengan kekerasan bukan merupakan pilihan yang jitu. Melainkan, dengan berupaya mencegah terosisme melalui kegiatan-kegiatan kontra deradikalisasi. Karena ideologi hanya dapat dikalahkan dengan ideologi.

"Kita harus ada kegiatan soft dan kontra deradikalisasi. Menurut saya, ideologi hanya bisa dikalahkan dengan ideologi. Itu adalah hal yang paling penting. Kalau untuk kelompok ini faktor utamanya adalah faktor ideologi," ujar Tito di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).

Tito menambahkan, bahwa Ideologi yang mampu menangkal Ideologi radikalisme teroris adalah ideologi Pancasila dan Empat Pilar yang harus diintensifkan kepada masyarakat.

“Ideologi yang bisa mengalahkan mereka adalah satu Pancasila dan kedua, Empat Pilar. Ini yang segera harus diintensifkan kembali” tegasnya.

Kapolri mengemukakan faktor ekonomi bukanlah satu faktor yang menyebabkan terjadinya tindakan-tindakan teror, karena tidak sedikit pelaku teror berasal dari kalangan menegah ke atas. Akan tetapi, faktor ideologi lah yang menyuburkan bibit-bibit terorisme. "Kalau untuk kelompok ini faktor utamanya adalah faktor ideologi. Ditemukan juga banyak orang-orang kaya pengikut jaringan mereka," ungkapnya.

Perlu peran serta para ulama moderat serta orang-orang yang dapat dipercaya dan diterima oleh keompok-kelompok (red, teroris) tersebut, guna menyadarkan mereka dengan memodernisasi ideologi radikal.

"Bagaimana memodernisasi ideologi radikal ini supaya tidak berkembang baik dengan memanfaatkan ulama yang moderat. Tapi yang paling bisa diterima adalah kelompok insider mereka, seperti contohnya Ali Imron yang ucapannya lebih mudah diterima," pungkasnya. [GS]



Terkait