Binanalar

Final, Bahasa Indonesia Disepakati Sebagai Bahasa Internasional

KABAR 07 Nov 2019 01:49

Final, Bahasa Indonesia Disepakati Sebagai Bahasa Internasional
Indonesia

binanalar.com

Binanalar.com – sebanyak 150 guru besar dari 40 universitas yang berasal dari berbagai negeara se-Asia menyepakati bahasa indonesia sebagai bahasa internasional. Kesepakatan tersebut merupakan hasil pertemuan di Surabaya, Jawa Timur pada 4-7 November 2019.

Prof Koentjoro selaku Pembina Pertimbangan Dewan Guru Besar Indonesia (DGBI) mengatakan, bahwa bahasa Indonesia diperjuangkan menjadi bahasa Internasional karena berbagai alasan. Diantaranya, untuk menghapus aturan orang Indonesia yang akan menjadi guru besar memerlukan penelitian yang terindeks atau berbahasa Inggris.

Lebih lanjut Koentjoro tidak sepakat seorang pakar tidak bisa mengekpresikan kepakarannya dengan menggunakan bahasa sendiri dan harus berbahasa inggris. Urgensi lainnya, saat ini sudah memasuki Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), sehingga diperlukan kesepakatan dalam berbahasa.

“Seharusnya, di Asean itu ada bahasa pemersatu yang bahasanya dengan bahasa lokal. Bahasa itu adalah bahasa Indonesia atau melayu,” Ujar Ketua Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Koentjoro mengaku, sempat menjadi perdebatan yang sangat panjang dan alot dalam forum yang digelar tersebut. Beberapa yang hadir mengusulkan agar yang menjadi bahasa ilmiah internasional adalah bahasa Melayu Nusantara. Akhirnya diputuskan bahwa bahasa Indonesia tetap menjadi bahasa ilmiah Internasional.

“Tapi, kemudian yang dari Malaysia, Prof Komarudin Said, mengatakan penuturannya yang paling banyak itu adalah orang Indonesia. Kerena itu, penutur lainnya akan mengikuti. Akhirnya diputuskan bahasa Indonesia sebagai bahasa Ilmiah Internasional.” Ujar Koenjoro (Z.A)



Terkait