Binanalar

Lamban Tangani Kasus, SMART Aksi Depan Mabes Polri

KABAR 29 Aug 2019 23:10

Lamban Tangani Kasus, SMART Aksi Depan Mabes Polri

binanalar.com

Binanalar.com - Lambannya penuntasan kasus dugaan tindak pidana pengrusakan Kantor Bupati Busel dianggap sebagai tindakan yang tak menjunjung penegakaa hukum. Hingga detik ini penanganan hukum berjalan lamban dan tidak ada tindak lanjutnya. Serikat Masyarakat Sulawesi Tenggara (SMART) Jakarta pun melakukan aksi di depan Markas Besar Polri untuk menakan aparat segera tegas, Kamis (29/8).

Amin sebagai Koordinator Aksi menjelaskan belum menemui titik terang. Dirinya menilai Polres Buton sangat lamban dan tak tegas dalam menangani kasus tersebut, Pasalnya sudah satu bulan lebih berjalan perkara diadukan namun progres belum nampak kelihatan.

“Belum ada tindakan tegas, sementara semua unsur pidana terpenuhi semisal alat bukti sudah diserahkan kemudian saksi-saksi sudah dilakukan pemeriksaan,” tandasnya.

Beberapa bulan yang lalu tepatnya tanggal 22/07/2019 telah diadakan aksi unjuk rasa oleh sepuluhan orang dikantor Bupati Buton Selatan (BUSEL), aksi tersebut kemudian berakhir ricuh yang kemudian berakibat pada dugaan perusakan aset daerah kabupaten Buton Selatan atau aset negara.

Berdasarkan tinjauan, kasus ini telah dilaporkan sejak Tanggal 23 Juli 2019 perihal laporan dugaan tindak pidana pengrusakan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 406 (1) KUHP.

Dalam aksi tersebut SMART melayangkan tuntutan. Pertama, Meminta Kapolri Untuk Segera Menginstruksikan Bawahannya Untuk Mempercepat proses penetapan tersangka dan menangkap para pelaku pengrusakan Kantor Bupati Buton Selatan.

Kedua, Mendesak Kapolri Untuk Segera Mencopot Kapolres Buton Dari Jabatannya Karena Lamban Menuntaskan Kasus tersebut diatas.

Amin menambahkan dugaan pelaku sudah dikantongi dan dilaporkan. Sudah berjalan sebulan lebih kasus ini tidak jalan dan terbengkalai padahal banyak pihak terutama masyarakat menunggu tindak lanjutnya.

“Dengan terpenuhinya dua alat bukti tersebut mestinya Polres Buton sudah menetapkan tersangka dan menangkap para pelaku,” tambahnya. [Red]

 

 



Terkait