Binanalar

Bakornas LEMI PB HMI Lanjutkan Kesuksesan Penyelenggaraan Edukasi Pasar Modal Syariah di Kota Tangerang Selatan

KAMPUS 25 Aug 2019 15:54

Bakornas LEMI PB HMI Lanjutkan Kesuksesan Penyelenggaraan Edukasi Pasar Modal Syariah di Kota Tangerang Selatan
Salah satu pemateri menyampaikan pemaparannya dalam acara Sharia Economic Law Student’s Moslem Intellectual (SELSMIT)

binanalar.com

Binanalar.com - Bakornas LEMI PB HMI bekerja sama dengan Sharia Economic Law Student’s Moslem Intellectual (SELSMIT) berhasil menyelenggarakan Edukasi Pasar Modal Syariah pada Jum’at (23/8), di Fifo Cafe Resto, Ciputat, Tangerang Selatan.

Edukasi Pasar Modal Syariah ini merupakan lanjutan upaya BAKORNAS LEMI PB HMI dalam mengedukasi masyarakat luas terkait Pasar Modal Syariah setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Kota Makassar (30/4) dan Mataram (24/6).

Arven Marta selaku Direktur Eksekutif BAKORNAS LEMI PB HMI yang juga membuka acara ini mengatakan, “Kami meminta kepada teman-teman peserta untuk bisa lebih proaktif bertanya mengenai pasar modal ini supaya teman-teman faham apa itu pasar modal.” 

Sejalan dengan Arven Marta, Direktur Utama SELSMIT, Hafizh Alshazmy (19) menyatakan bahwa Edukasi Pasar Modal Syariah ini memang sesuai dengan visinya yaitu menciptakan cendikiawan-cendikiawan muslim yang dapat berkontribusi bagi negara khususnya di bidang Hukum Ekonomi Syariah.

“Saya sangat bersyukur kami bersama dengan LEMI PB HMI dapat menyelenggarakan acara sehebat ini, yaitu Edukasi Pasar Modal Syariah. Besar harapan kami agar kita semua bisa mengikuti acara ini dengan baik, supaya kita bisa mendapatkan ilmunya dan bisa mengaplikasikannya, sehingga kita bisa menjadi investor yang sukses dan syariah tentunya.” Ucapnya.

Edukasi Pasar Modal Syariah ini pun berjalan dengan baik dan hikmad dengan narasumber yang memang sudah ahli dalam bidang pasar modal, yaitu Rosyidah (Divisi Pasar Modal Syariah PT Bursa Efek Indonesia) dan Indah Nurhabibah (IPOT Syariah Specialist PT. Indo Premier Sekuritas) dan dimoderatori oleh Khoirunnisa (Ambassador Komunitas ISP Jakarta 2017-2018).

Kedua narasumber tersebut menjelaskan bahwa jika kita turut serta berkontribusi aktif dalam pasar modal sama saja kita sudah membantu negara dalam mengurangi peluang terjadinya inflasi dan dapat memajukan perekonomian negara.

Mereka juga melalui acara Edukasi Pasar Modal Syariah ini ingin mengubah stigma masyarakat yang masih menganggap investasi di pasar modal sama seperti perjudian, padahal investasi jauh dari kata perjudian bahkan dekat dengan syariah. 

Saham syariah sendiripun telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Syariah Nasional terkait kebolehannya melalui beberapa tahap seleksi, yaitu bahwa perusahaan yang menjual saham kepemilikannya tidak melakukan kegiatan usaha yang dilarang secara syariah dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, rasio utang berbasis bunga dibandingkan total aset kurang dari sama dengan 45%, dan rasio pendapatan non halal terhadap total pendapatan kurang lebih sama dengan 10%.

Hal ini menjelaskan kepada kita bahwasanya tidak perlu lagi meragukan tentang kebolehan berinvestasi menurut syariah karena Dewan Syariah Nasional MUI telah melegalkannya, justru seharusnya kita meragukan diri kita sendiri kenapa tidak mau mulai berinvestasi untuk membantu perekonomian negara.

Dalam Edukasi Pasar Modal Syariah ini pun, kedua narasumber menjelaskan bahwa untuk memulai investasi hanya dibutuhkan dua hal, yaitu modal dan keinginan. Disamping itu, kita harus memiliki ilmu yang cukup agar bisa menjadi investor yang sukses, serta tidak gegabah dalam menjual dan membeli saham perusahaan agar tidak mengalami kerugian dan mendapatkan risiko yang tidak diinginkan semua kalangan. [Red]

 



Terkait