Binanalar

Demonstrasi Produk Unggulan Desa Ketetang “NUPO (Nugget Pohong) dan BOBOHO (Bola-Bola Pohong)”

KAMPUS 20 Jul 2019 19:33
831

Demonstrasi Produk Unggulan Desa Ketetang “NUPO (Nugget Pohong) dan BOBOHO (Bola-Bola Pohong)”
Foto Bersama Peserta KKN 54 Dan Warga Dusun Koalas

binanalar.com

Ketetang Kwanyar Bangkalan, KKN (Kuliah Kerja Nyata) 54 Universitas Trunojoyo Madura yang melaksanakan demonstrasi produk unggulan desa Ketetang khususnya di Dusun Koalas yaitu Nugget Pohong dan Bola-Bola Pohong. Mayoritas masyarakat dusun Koalas Beramta yang rata-rata bermata pencaharian sebagai petani singkong, para peserta KKN 54 yang terdiri dari beberapa Mahasiswa dari jurusan Hukum, Tekhnik Informatika, Ekonomi, Ilmu Komunikasi, Sosiologi, dan juga dari jurusan Psikologi ini mencoba menciptakan kreasi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar dengan mengambil bahan olahan utamanya dari Pohong atau Singkong.

Diselenggarakan di Kediaman salah satu warga yakni Weri di Dusun Koalas, Sabtu (13/07/2019), acara berlangsung dengan rangkaian pembukaan yang diawali dengan sambutan oleh Kepala Dusun Koalas, yakni Syehri, serta sambutan dari Habib Habibur Rahman selaku Koordinator desa KKN 54. “Antusias warga perlu kita apresiasi sebab ibu-ibu yang hadir diluar ekspektasi bahkan melebihi jumlah kuota yang kita tentukan.”

Anggota KKN 54 yang telah berinteraksi dengan warga secara langsung merasa senang dengan tanggapan para warga Dusun Koalas disaat menyampaikan bahwa KKN 54 akan mengadakan demonstrasi produk unggulan desa yang terbuat dari singkong. “Saya merasa bahagia atas demonstrasi yang dilakukan oleh KKN 54 UTM karena akan menjadi potensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa ketetang khususnya Dusun Koalas yang mayoritas bekerja sebagai petani Singkong.” Ujar Syehri selaku Kepala Dusun Koalas. “Kami merasa semangat sekali ketika masyarakat Dusun Koalas antusias dengan adanya demonstrasi yang kami selenggarakan.” Imbuhnya. Demonstrasi yang diadakan di respon baik oleh peserta sebagaimana yang disampaikan oleh salah satu peserta ”Saya merasa dengan diadakannya demonstrasi produk unggulan desa ini karena bisa menambah wawasan masyarakat Dusun Koalas bahwa singkong bukan hanya bisa diolah menjadi keripik atau dijual mentah, tetapi dapat diolah menjadi makanan yang enak dan laris dijual dipasaran.”

Para peserta KKN 54 Universitas Trunojoyo Madura ini juga memberikan pelatihan untuk pengemasan produk unggulan tersebut hingga produk siap dipasarkan kepada warga. Produk yang diciptakaan diberi nama “NUPO” dan “BOBOHO” yang mana NUPO merupakan singkatan dari Nugget Pohong dan BOBOHO merupakan singkatan dari Bola-Bola Pohong karena mengingat dari mata pencaharian masyarakat sebagai Petani “singkong” atau “pohong”. Keuntungan dari olahan pohong ini berdampak langsung bagi masyarakat yang mana cara pembuatannya sangat mudah, bahan-bahan dan peralatan memasak juga mudah didapat serta masyarakat dapat menjual olahan tersebut dengan harga berkualitas tinggi.

Untuk pembuatan nugget singkong sendiri sangat mudah. Pertama-tama parut singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih lalu dicampur dengan bumbu serta sayuran setelah itu di kukus dalam beberapa menit lalu dipotong dan balur dengan tepung basah dan tepung roti lalu siap untuk digoreng maupun langsung dipasarkan. Untuk pembuatan bola-bola singkong, pertama-tama kupas dan cuci bersih singkong lalu rebus hingga lunak lalu dihancurkan dan dihaluskan, setelah itu dicampurkan dengan susu, lalu dibentuk bulat dan diisi dengan coklat. Setelah itu dibalur dengan tepung basah dan tepung roti lalu siap untuk digoreng maupun langsung dipasarkan.

Harapan dari peserta KKN 54 dari acara demonstrasi produk unggulan desa yaitu semoga olahan yang telah didemonstrasikan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan menjadi olahan yang bernilai tinggi serta dapat dikembangkan lagi oleh masyarakat Dusun Koalas. [AJI]



Terkait